D’Academy atau disingkat DA (nama lain atau kepanjangan dari Dangdut Academy) adalah acara realitas musik atau ajang pencarian bakat penyanyi dangdut terbesar pertama di Indonesia yang diciptakan oleh Indra Yudhistira dan diproduksi oleh Indonesia Entertainmen Produksi yang bekerja sama dengan Stream Entertainment dan Trinity Optima Production, acara ini ditayangkan di Indosiar.

Acara ini mulai tayang perdana pada Senin, 3 Februari 2014 dan berakhir pada tanggal 30 Mei 2014.

Audisi D Academy musim pertama ini di selenggarakan di 5 kota, diantaranya Medan, Makassar, Surabaya, Bandung, dan Jakarta. Selain itu audisi juga dilakukan di bus dan diadakan di 6 kota, diantaranya Cirebon, Solo, Purwokerto, Tasikmalaya, Serang dan Bogor. Di musim pertama ini, Ramzi, Rina Nose, dan Irfan Hakim selaku pembawa acara, kursi juri diduduki oleh Saipul Jamil, Iis Dahlia, Inul Daratista, Zaskia Gotik dan Benigno, sedangkan Ivan Gunawan didapuk menjadi komentator pernampilan para peserta. Namun seiring berjalannya waktu Zaskia Gotik digantikan oleh Rita Sugiarto.

Pada musim ini 5 besar mendapatkan rekaman single sekaligus album kompilasi bersama Trinity Optima Production yang dinaungi oleh management Stream Entertainment. Di musim ini pula lagu dangdut yang sempat mati suri menjadi hidup kembali dikalangan masyarakat umum dari remaja hingga dewasa, sehingga rating acara ini cukup baik dan selalu konsisten diperingkat atas.

lesti-da

JUARA I : Lesti

Lesti Andryani (lahir di Bandung, 5 Agustus 1999), atau lebih dikenal dengan nama Lesti adalah penyanyi dangdut berkebangsaan Indonesia. Dia merupakan juara ajang pencarian bakat D’Academy musim pertama yang ditayangkan di Indosiar. Ia juga dikenal memiliki cengkok vokal yang khas dan suara yang menggelegar dalam setiap penampilannya. Setelah menjuarai ajang tersebut, Lesti mengeluarkan debut single “Kejora” yang diciptakan oleh Nur Bayan dan dirilis pada tahun 2014 sebagai lagu kemenangannya di ajang pencarian bakat tersebut.

Setelah menjuarai D’Academy, ia dikontrak oleh label rekaman Trinity Optima Production dan management Stream Entertainment. Kariernya pun semakin meningkat di dunia tarik suara dan ia sempat membintangi beberapa judul film televisi. Hingga pada akhir 2015, ia dipilih menjadi salah satu perwakilan Indonesia di ajang pencarian bakat D’Academy Asia dan akhirnya ia keluar sebagai juara kedua setelah dikalahkan oleh Danang Pradana Dieva pesaingnya asal Indonesia. Pada 19 Februari 2016, Lesti mengeluarkan single kedua berjuudul “Zapin Melayu” yang diciptakan oleh Pak Ngah salah satu juri ajang pencarian bakat D’Academy Asia asal negara Malaysia.

(Wikipedia.org)

aty

JUARA II : Aty

Kata “Kodong” memang sudah tak asing lagi bahkan sangat lekat di ingatan masyarakat Indonesia. Kata tersebut sering kali terlontar dari penyanyi bertubuh besar, Nur Aty. Sampai-sampai dirinya kini populer dengan nama Aty Kodong.

Nama Aty sendiri mulai dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sejak ia mengikuti ajang pencarian bakat khusus dunia tarik suara, D’Academy musim pertama. Kala itu di babak grand final hanya menyisakan Aty dan Lesti sebagai kontestannya. Setelah Lesti dinyatakan sebagai penyabet gelar pertama, Aty pun secara otomatis keluar sebagai juara keduanya.

Sejak saat itu nama Aty mulai berkibar di dunia hiburan Indonesia. Bakat serta suara yang dimiliki wanita kelahiran Tongke – Tongke, 25 Desember 1987 inimemang tak perlu diragukan lagi. Hampir setiap penampilannya, ia kerap menuai banyak pujian dari dewan juri.

Selepas dari kompetisi tersebut, Aty pun merilis sebuah singel berjudul Tak Bisa Lupakan. Tak hanya itu, Aty juga kerap diundang di berbagai stasiun televisi untuk menjadi bintang tamu dan tak ketinggalan pula job off air mengahampirinya.

Tak puas hanya menjajal dunia tarik suara, Aty yang kerap mempopulerkan goyang gayung ini juga beberapa kali membintangi FTV. Ayah Ingatlah Aku dan Calon Menantu yang Tak Direstui adalah beberapa FTV yang dibintangi oleh Aty.