Dangdut Academy Musim ketiga (D’Academy 3) di Indosiar ditayangkan mulai tanggal 24 Januari hingga tanggal 27 Mei 2016.

D’Academy musim ketiga ini dimenangkan oleh Ical mengalahkan Weni dan Irsya yang sebelumnya berada di 3 besar. Audisi D Academy musim ketiga ini di selenggarakan di 7 kota, diantaranya Surabaya, Banjarmasin, Medan, Bandung, Semarang, Makassar, dan Jakarta. Di musim ketiga Ramzi, Irfan Hakim, Rina Nose, Andhika Pratama, dan Gilang Dirga didaulat menjadi pembawa acara, sedangkan kursi juri diduduki oleh Hetty Koes Endang, Iis Dahlia, Inul Daratista, dan Rita Sugiarto. Untuk menggenapi kursi juri, Indosiar selalu mengundang juri tamu yang seiring waktu bergantian, yakni Elvy Sukaesih, Erie Suzan, Cici Paramida, dan beberapa juri dari negara tetangga Mas Idayu, Rosalina Musa, dan Fakhrul Razi. Selain juri, ada 3 juga komentator yang bertugas diantaranya Ivan Gunawan untuk mengomentari penampilan para peserta, Soimah mengomentari aksi panggung, dan Nassar didaulat mengomentari vokal para peserta, namun mereka tidak diberi tugas untuk menentukan peserta yang bertahan atau tersenggol.

Pada musim ini 10 besar dan Annisa Farella mendapatkan kontrak dengan Trinity Optima Production yang dinaungi oleh management Stream Entertainment.

ical_d_academy_3

Juara 1 : Ical

Ical merupakan salah satu penyanyi yang lahir di Majene, Sulawesi barat dengan nama lengkap Muhammad Irsyad Basir, itu merupakan nama lengkap sekaligus nama asli Ical, namun sekarang ini Muhammad Irsyad Basir ini lebih dikenal dengan nama Ical, atau dengan imbuhan Majene dan DA3, Ical Majene atau Ical DA3, nama ini meluas setelah dirinya mengikuti ajang DAcademy 3 yang tayang secara langsung dari stasiun televisi Indosiar, sebelumnya ical juga pernah mengikuti ajang pencarian bakat bernyanyi dangdut juga, yaitu KDI atau Kontes Dangdut Indonesia, dalam ajang ini Ical menggunakan namapanggung Irsyad KDI, diajang ini juga ical tampil sangat bagus, dirinya berhasil masuk 10 besar, namun dia harus tersingkir pada 7 besar. selain itu sebelumnya Ical juga pernah mengikuti Lomba Talenta Bugis Makassar yang diselenggarakan oleh TVRI, disini Ical mendapatkan hasil yang cukup memuaskan, Ical berhasil mendapatkan gelar Juara Harapan 2. Ical tergolong aktif dalam mengikuti ajang perlombaan bernyanyi, dia selalu berlatih dan mengikuti perlombaan untuk melihat kemampuannya, serta dengan mengikuti ajang seperti ini membuat pengalaman nya semakin luas.

Setelah mengetahui ada audisi DAcademy 3, Ical asal Majene ini pun tidak melewatkannya, dirinya mengikuti audisi di Semarang dan berkat kemampuannya yang luar biasa ini dirinya berhasil mendapatkan Golden Ticket dan dapat tampil dipanggung DAcademy 3 Indosiar, dalam ajang DA3 ini Ical berhasil mendapatkan sms yang sangat bagus, hal ini membuat Ical terus bertahan hingga sekarang ini yaitu Final Top 3 DAcademy3, sebelumnya Ical pernah tersenggol pada babak DA3 Top 6, namun Ical kembali lagi kepanggung berkat Wildcard, Ical bersaing dengan peserta lainnya yang masuk peserta final Wildcard yaitu Dila Karawang, Linda Ponorogo, Ismail Gorontalo, Anggun Bima, dan Rafly Gowa. dan yang berhasil mendapatkan wildcard ini adalah Ical Majene, Ical berhasil mendapatkan Wildcard dan dapat tampil pada Konser Final DA3 Top 5 bersama dengan Irsya Bandung, Rani Kutai Kartanegara, Weni Pontianak, Duo Alfin Medan. di Top 5 DA3 ini ical mendapatkan polling sms yang luar biasa, hal ini membuat ical lanjut, dan seampai ical berhasil sampai Top3 DAcademy3 bersama dengan Irsya Bandung dan Weni Pontianak. Akhirnya pada final Ical menjadi juara DAcademy 3

weni_d_academy_3

Juara 2 : Weni

Weni Wahyuni lahir di Pontianak pada tanggal 3 Maret 1992, wanita yang memiliki nama lengkap Weni Wahyuni ini merupakan salah seorang peserta kontes D’Academy 3 atau DA3.

Weni Wahyuni ini kerap disapa atau dikenal dengan nama Weni DA3 dan Weni Pontianak karena ia satu-satunya peserta DA3 yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia.

Lahir dari pasangan pernikahan antara Sugeng (Ayah) dan Suryani (Ibu), Weni memiliki bakat bernyanyi yang cukup bagus karena sejak kecil tepatnya usia 3 tahun ia sudah pandai bernyanyi. Bakat yang tidak akan ia sia-siakan ini akhirnya disalurkan melalui ajang kontes D’Academy 3 yang di selenggarakan oleh Indosiar dimana Weni memilih untuk mengikuti Event pencarian bakat itu.

Berbekal uang Rp2 juta, Weni memberanikan diri untuk berangkat ke Ibokota Indonesia Sekitar akhir desember 2015. Sebelum ia mengikuti audisi, Weni bercerita tentang dirinya bahwa dia terpaksa tidur di emperan dikarenakan ia tidak mempunyai keluarga, teman di Jakarta. Namun itu bukanlah hal yang membuat ia putus asa. Tapi, semua itu menjadi pelecut agar sukses dalam menjalani audisi DA3 di Indosiar.

Setelah diterima dan bersaing di Audisi DA3, karena pengalaman bernyanyinya sejak usia 3 tahun, Weni berhasil dan mampu mendapatkan golden ticket serta dapat tampil di panggung DAcademy 3 berkat kerja kerasnya dan dukungan dari orang-orang. Banyak juri yang memuji baik itu dari penampilan, gaya, dan suara Weni ini karena ia memiliki suara yang bagus sehingga banyak sekali orang yang terpesona saat ia bernyanyi.

Dengan demikianlah sekarang Weni terus bertahan dipanggung DA 3 disaat banyak orang yang telah tersenggol. Tapi semua itu tak lepas dari Dukungan sms dari orang yang menyukai penampilan Weni. Selain itu, perjuangan Weni Pontianak ini telah sampai pada babak Final Top 5 DAcademy 3 Indosiar.