Andrea-Iannone

Andrea Iannone (lahir 9 Agustus 1989 di Vasto, Italia) adalah pembalap Grand Prix Sepeda Motor yang saat berkompetisi di kelas MotoGP bersama tim Pramac Ducati.

Iannone memulai kariernya dari pocket bike dan tak lama kemudian menjadi kandidat juara. Dia berpartisipasi di kejuaraan balap Italia dan Spanyol sebelum kemudian pindah ke Grand Prix 125cc di musim 2005. Kemenangan pertamanya diraih di sirkuit Shanghai pada tanggal 4 Mei 2008 dalam kondisi hujan. Sebelumnya dia belum pernah meraih posisi lebih baik dari posisi 9 yang diraihnya di Grand Prix Turki dan Prancis pada tahun 2007. Pada tahun 2009 dia memenangkan dua seri pertama, menjadikannya kandidiat juara dunia. Namun hingga musim berakhir, dia hanya mampu menambah satu kemenangan dan menempati urutan 7 klasemen.

Pada tahun 2010, Iannone pindah ke seri Moto2. Setelah hasil yang buruk di awal musim, dia berhasil menang di seri Mugello dan Assen, menjadikannya naik ke posisi 4 klasemen. Kedua kemenangan tersebut diraih dari posisi pole. Dia juga sangat kompetitif di seri barselona namun mendapat hukuman pinalty akibat menyalip Yuki Takahashi saat bendera kuning dikibarkan. Dia membukukan satu kemenangan lagi di Aragon yang merupakan sirkuit baru di musim 2010 dan mengakhiri musim di posisi 3 klasemen.

2011 merupakan musim pasang surut bagi Iannone. Masalah utamanya adalah ketidak konsistennya dalam meraih hasil bagus. Meskipun menjadi satu-satunya pembalap selain Stefan Bradl dan Marc Marquez yang mampu memenangi lebih dari satu balapan, dia juga sering berada di luar 10 besar saat kualifikasi. Namun, Iannone berhasil mengunci peringkat tiga setelah berhasil mengalahkan Alex de Angelis pada Seri Valencia 2011.

Iannone tetap membalap di kelas moto2 untuk musim 2012, finish kedua di Grand Prix Qatar, sempat memimpin balapan pada tikungan terakhir namun kalah di trek lurus oleh Marc Marquez sebelum menyentuh garis finish. Pada tiga balapan berikutnya dia finish ke empat belas, lima, dan empat, sebelum akhirnya meraih kemenangan musim 2012 pertamanya di Grand Prix Catalunya. Dia juga meraih kemenangan pada balapan tuan rumahnya di Mugello. Kemenangan itu dirayakan dengan memakai kostum pemadam kebakaran.

Pada pertengahan 2011 Iannone berkesempatan mencoba motor tim Pramac Ducati milik Loris Capirossi. Setelah negoisasi yang panjang dengan tim Ducati dan juga Honda Gresini, Iannone akhirnya memutuskan untuk tetap membalap di kelas Moto2 untuk musim 2012. Tahun 2013, Iannone naik ke kelas MotoGP bergabung dengan tim Pramac Ducati dengan rekan satu tim Ben Spies.

Pada tahun 2015, Iannone mampu tampil naik podium pertama di Qatar pada posisi ketiga. Kemudian pada seri Italia dia berhasil naik podium ke 2 sebagai runner up dibawah Jorge Lorenzo sebagai pemenang dan diatas Valentino Rossi sebagai juara ke-3 pada seri tersebut.